Tampilkan postingan dengan label Tutorial Program. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial Program. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Desember 2010

Bahasa Simulasi


Pemrograman model simulasi, seperti yang disebutkan sebelumnya, dapat dilakukan menggunakan bahasa umum komputer (general purposes language) atau menggunakan bahasa simulasi.  Pada bagian ini kita akan mempelajari beberapa bahasa simulasi, melihat dan memahami kelebihan dan kekurangan dari masing-masingnya, sehingga kita melakukan pemilihan yang tepat saat kita perlu menggunakan bahasa simulasi.  
Satu bahasa simulasi tidak dapat menjadi alat yang tepat untuk semua kasus permodelan simulasi.  Pembahasan pada bagian ini akan kita mulai dengan mempelajari anatomi bahasa simulasi;  lalu dilanjutkan dengan penjelasan berbagai bahasa simulasi lengkap dengan kelebihan dan kelemahannya.

ANATOMI BAHASA SIMULASI

Bahasa Simulasi : Awal Mula

Kesuksesan analisis simulasi merupakan teknik campuran yang sangat tergantung pada keahlian dan keahlian analis.  Elemen dan struktur bahasa komputer umum seperti Pascal atau FORTRAN, sorce codenya tidak dengan mudah dapat digunakan untuk memodelkan simulasi sistem.  Msialnya, bahasa itu tidak menyediakan struktur data yang enak digunakan untuk pemrosesan kejadian, sementara hal ini merupakan elemen logis yang sangat penting dalam permodelan simulasi.  Tidak ada perintah dalam FORTRAN misalnya yang dengan jelas menambah atau mengurangi antrian nasabah atau objek lainnya.  Tidak ada perintah dalam FORTRAN yang mengakumulasikan jumlah objek dalam antrian dan menghitung rata-rata untuk menyediakan output statistik penting.  Variabel waktu lanjt, yang penting dalam penjalanan model simulasi, juga tidak dapat ditemukan pada FORTRAN dan bahasa pemrograman umum lainnya.

Untuk memenuhi fungsi-fungsi di atas dan hal-hal penting lainnya dalam struktur model program komputer, kode pemrograman yang ekstensif, kompleks dan sulit didebug harus dibuat.  Motivasi mengembangkan dan menggunakan bahasa simulasi berasal dari keinginan untuk mempersingkat waktu yagn dibutuhkan untuk mengembangkan mdoel valid yang relatif mudah didebug  dan yang meneydiakan output statistik yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan.

Bahasa simulasi pertama yang dihasilkan untuk tujuan itu adalah GPSS (General Purpose Simulation System) yang dikembangkan oleh Geoffrey Gordon dan dipublikasikan pertama sekali tahun 1961.  bahasa ini telah berevolusi dalam beberapa versi, yang pada umumnya dikembangkan ole IBM.  Pengembangan terpisah versi GPSS, GPSS/H memungkinkan debugging kode interaktif.  Akhir-akhir ini, GPSS tersedia pada umumnya untuk mainframe dan minikomputer, dan ada 2 versi untuk mikrokomputer IBM.  Elemen GPSS dieknal mempunyai derajat isomorfis tinggi dengan elemen sistem diskrit. 

GPSS diikuti dengan munculnya SIMSCRIPT tahun 1963, dikembangkan oleh perusahaan RAND.  Bahasa ini memiliki kemampuan untuk permodelan sistem yang lebih kompleks.  Untuk melakukan fungsi ini, elemen bahasa kurang jelas dihubungkan dengan dunia nyata.  Penggunaan himpunan, kejadian, proses dan sumber daya menggambarkan secara utama pada struktur dan operasi program SIMSCRIPT.

Info lengkapnya bisa anda lihat di sini.
Semoga bermanfaat...(

Variabel Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman pada umumnya, mengenal adanya variabel yang digunakan untuk menyimpan nilai atau data. Sedangkan Java sendiri dikenal sebagai bahasa pemrograman dengan sifat strongly typed yang artinya diharuskan mendeklarasikan tipe data dari semua variabel, dan apabila lupa atau salah mengikuti aturan pendeklarasian variabel, maka akan mendapatkan error pada saat proses kompilasi.
Variabel dan tipe data pada setiap bahasa pemrograman sebenarnya pada intinya sama namun identifiernya saja yang berbeda.
di sini penjelasannya

Jumat, 24 Desember 2010

Dasar Pemrograman Di Java

Dasar - dasar semua bahasa pemrograman sebenarnya sama ada tempat pendeklarasian variabel, ada tempat source kodenya. Kali ini saya akan membagi ilmu saya tentang struktur dasar pemrograman di java.
Yang pertama.
Public Class Main {
} = Ini merupakan nama programnya. sama halnya dengan pascal namun di pascal kita tinggal mengetikkan nama programnya lalu akhiri dengan titik koma.
Yang kedua.
public static viod (String[] args) {
} = bagian ini merupakan tempat kita menuliskan programnya kalo di pascal namanya begin
Yang ketiga.
Kalo di pascal, jika kita ingin menginputkan data, kita tinggal menuliskan write / writeln saja tapi di java beda, pertama kali kita harus importkan dulu Scannernya ( ini fungsinya untuk pembacaan variabel) caranya tinggal ketik "import java.util.Scanner". setelah mengimport kita tuliskan lagi kode ini "Scanner masuk = new Scanner ( System.in)"
Yang ke empat.
Untuk menginputkan data kita ketikkan "System.out.print" ini sama halnya dengan penulisan "write" pada pascal. Agar data yg ita inputkan bisa terbaca maka, kita tinggal me-readnya caranya variabel yang kita masukkan, misalnya a = masuk.nextint (knp nextint tergantung tipe datanya, kalo tipe datanya double tinggal tuliskan aja nextdouble).
yang ke lima 
kita tinggal menuliskan program seperti biasanya. INGAT, java sngat sensitif sekali penulisan hurufnya harus sesuai besar kecilnya seperti yang saya cetak biru. Kalo nyimpen datanya itu harus sama persis dengan nama programnya contoh : package Bintang filenya harus disimpen dengan nama Bintang juga huruf "B_nya" juga harus besar.
Untuk lebih lengkapnya saya lampirkan contoh penulisan programnya